Home » , » Kabupaten Bandung Raih 10 Penghargaan Di Bidang KB

Kabupaten Bandung Raih 10 Penghargaan Di Bidang KB

Ditulis Oleh Unknown Tanggal 1 Agustus 2012 | 18.26

Selama tahun 2012, Kabupaten Bandung berhasil meraih sejumlah penghargaan baik di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun nasional di bidang penanganan keluarga berencana. Untuk tingkat Jawa Barat, Kabupaten Bandung yang kini dihuni sekitar 3.299.988 jiwa tersebut meraih 9 buah penghargaan dan 1 buah penghargaan dari tingkat nasional.
 
"Alhamdulillah dengan diraihnya 10 penghargaan tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih juara umum dalam rangkaian hari Keluarga Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2012...", ucap Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kab. Bandung Drg. Grace Mediana Purnami, M.Kes

Khusus di tingkat Jawa Barat, Kabupaten Bandung berhasil meraih juara I lomba BKB (Bina Keluarga Balita), juara I lomba BKR (Bina Keluarga Remaja), juara I lomba Pos KB sekaligus meraih juara 3 tingkat nasional, juara I temu kader, juara I lomba pencapaian akseptor MJP antar KKB, juara I pelayanan akseptor melalui dokter/ bidan swasta serta juara I gelar UPPKS disamping juara I lomba raihan akseptor MOP (Methode Operasi Pria).

Diakui oleh Grace Mediana, kecenderungan pria ikut ber-KB di Kabupaten Bandung sudah mulai
meningkat. Hal itu terlihat dari angka perkiraan tahun 2011 sebesar 1.084 peserta bisa terealisir mencapai 1.211 peserta atau 103,41%. "Kalau melihat data yang ada, hanya kontrasepsi MOP yang mampu melampaui target pencapaian, sementara sisanya justru berada
dibawah target...", kata Grace Mediana.
 

Disebutkan, pada tahun 2011 target akseptor KB yang menggunakan alat kontrasepsi IUD sebanyak 10.348, sedangkan realisasinya sebanyak 8.706 peserta (84,95%), MOW target sebesar 953, terealisir 733 (76,91%), Implant ditargetkan 4.212 peserta, terealisir 3.110 peserta (73,84%), suntikan sebesar 56.893 peserta, terealisir 42.316 peserta (74,38%), Pil sebesar 15.871 peserta, realisasi 10.186 (64,18%) dan Kondom ditargetkan sebanyak 5.323 peserta, terealisir 3.919 peserta (73,62%).


Penambahan jumlah penduduk di Kabupaten Bandung masing-masing akibat dari kelahiran dan urbanisasi. Khusus untuk faktor kelahiran yang menyangkut penanganan keluarga berencana, Pemkab Bandung berupaya untuk menambah jumlah institusi masyarakat pedesaan (IMP) seperti PPKBD (Petugas Pos Keluarga Berencana Desa), Sub PPKBD dan Kelompok KB.


Pada tahun 2010, jumlah PPKBD tercatat 287 buah, naik menjadi 300 buah tahun 2011, begitupun jumlah Sub PPKBD naik pada 2011 menjadi 4.062 buah dari 4.050 pada tahun 2010.
Sedangkan kelompok yang pada tahun 2010 hanya berjumlah 15.147 buah, menjadi 16.347 buah.
"Keberadaan institusi kemasyarakatan seperti itu, ternyata sangat membantu terhadap kelancaran penanganan keluarga berencana, apalagi kami juga terbantu oleh gerakan PKK yang ada di masing-masing desa atau RT dan RW...", kata Grace Mediana.





Sumber : Humas Setda Kabupaten Bandung
Bagikan Melalui : :

Posting Komentar

Komentar, Kritik dan Saran Anda Akan Memotivasi Kemajuan Desa Mandalamekar

 
© 2010. Desa Mandalamekar - Hak Cipta di Lindungi Undang - Undang